Cerpen Cinta dan Persahabatan : SEBERKAS LUKA MASA LALU
(Di ilhami dari kisah nyata cerita seorang sahabat )
*****
Ini adalah kisah tentang seseorang yang meninggalkan dan yang di tinggalkan ,
Yach , kisah yang mungkin tak biasa di ungkapkan dengan kata-kata , hemm
Rhisa
masih asyik dengan buku diary nya , sambil melihat-lihat keindahan
bintang di balik jendela kamarnya , entah kenapa ia tiba- tiba saja
teringat peristiwa , 13 tahun silam , yang ,masih menyisakan luka hati
yang paling dalam ,
Dulu
, saat Rhisa masih SD , Rhisa punya teman , yach bisa di bilang
sahabat lah , namanya Dhina .Hubungan mereka cukup dekat , bisa di
bilang seperti saudara, berhubung umur Dhina lebih muda dari Rhisa ,
jadi Dhina sudah Rhisa anggap seperti saudara sendiri ,
Segala
susah dan senang mereka berbagi bersama , begitu juga dengan orang
tua Rhisa yang sudah menganggap nya seperti anak sendiri , terutama
ayah nya Rhisa. Ayah Rhisa begitu sangat menyayangi Dhina seperti
beliau menyayangi anak nya Rhisa .
Tapi
semua itu hanya sesaat , semua berubah menjadi perih yang sampai saat
ini masih Rhisa rasakan , semua berawal saat ayah Rhisa sakit keras ,
saat itu Rhisa sedih sekali , Rhisa butuh kehadiran Dhina di sisi nya
, yach sekedar memberi semangat atau menghibur seperti apa yang Rhisa
lakukan saat Dhina di marah ibunya . Dhina adalah satu-satunya orang
yang Rhisa harapkan saat itu , tapi .sekalipun Dhina tidak pernah
datang menemui Rhisa, apalagi untuk sekedar menjenguk ayah Rhisa ,
entah apa masalahnya sehingga ia begitu tega dengan Rhisa.
Hingga
Ayah nya Rhisa mengehembuskan nafas terakhir , Dhina pun tidak muncul
di hadapan Rhisa saat itu, Rhisa hanya menahan perih dan sedih
sendirian, .
Seteleh
tujuh hari pasca meninggalnya ayah nya , Rhisa pun mulai masuk sekolah
,meski hati masih di rundung duka , ia berharap dapat menemui Dhina ,
hari ini dan meminta alas an tas perubahan sikap Dhina yang belakangan
ini berubah drastis. , tapi apa yang Rhisa dapat , sepatah kata pun
Dhina tidak menyapa Rhisa ,walaupun sekedar untuk menanyakan kabar
Rhisa , sehingga mau tidak mau Rhisa pun nekat untuk kerumah nya
minta penjelasan dari Dhina TERLAMBAT ! ternyata Dhina sudah pindah
rumah ,Rhisa juga tidak tahu dia pindah di mana sekarang , yang ada di
benak Rhisa sekarang adalah sebenarnya apa yang terjadi , dan ini tidak
adil rasanya buat Rhisa. Dhina sahabat Rhisa telah pergi .
Seiring
berjalan nya waktu dan setelah sekian lama , tiba- tiba saja Rhisa
tidak sengaja bertemu dengannya di jalan,Dhina bersama dengan orang
lain saat itu ,Rhisa pun mengejar nya sambil memanggil- manggil
namanya , Dhina sempat menoleh kearah Rhisa , dan setelah itu ia pergi
berlalu meninggalkan Rhisa. Rhisa pun lagi –lagi kehilangan jejak ,
Dhina sahabat nya itu , ia pun menangis , tiba- tiba muncul kebencian
yang sangat luar biasa dalam dirinya. Dan ia pun berjanji pada diri nya
sendiri ,
Mulai
saat itu , Rhisa akan berhenti untuk mencari Dhina dan berhenti untuk
meminta penjelasan lagi , habis sudah kesabaran Rhisa , yang ada hanya
sebuah luka yang mendalam,. Pengalaman yang begitu menyakitkan membuat
Rhisa tidak percaya lagi apa yang nama nya ‘SAHABAT “
Tanpa
terasa air mata Rhisa mengalir menetes membasahi buku diary nya,
Rhisa pun cepat” mengusap air ,matany itu dan berlalu , hingga ia
terlelap bersama mimpi –mimpi hingga mentari menyambut nya esok pagi . (Di adopsi dari cerita sahabat , sebuah kisah nya ).
Posting Komentar